642 Guru dan Pegawai Tidak Tetap di Bengkulu Selatan Terima SK Bupati


Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Bupati Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi bersama Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajuddin menyerahkan SK Penetapan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada satuan pendidikan usia dini formal dan satuan pendidikan dasar, Sabtu (14/3/2020).

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 642 GTT dan PTT menerima SK Bupati. Rinciannya GTT untuk Taman Kanak-Kanak (TK) sebanyak 30 orang, GTT tingkat Sekolah Dasar (SD) sebanyak 292 orang, PTT Sekolah Dasar (SD) sebanyak 84 orang, GTT Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 133 orang dan PTT untuk SMP sejumlah 103 orang.

Disampaikan Bupati, pemberian SK ini merupakan wujud cinta dan perhatian pemerintah daerah kepada para GTT dan PTT mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP, khususnya sekolah negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan.

“Tujuannya tidak lain tidak bukan hanya untuk mengangkat sedikit kesejahteraan bapak/ibu pejuang pendidikan di Kabupaten Bengkulu Selatan ini,” jelas Gusnan.

Gusnan menegaskan kepada para GTT dan PTT yang baru saja menerima SK ini agar tidak menghubungkan dengan kepentingan politik dan Pilkada.

“Mungkin Bapak, ibu dan adik-adik sekalian bertanya-tanya kenapa beberapa program baru dimulai, pakaian sekolah gratis, BPJS Gratis, Replanting sawit termasuk SK GTT dan PTT ini baru dibagikan, kenapa? Karena saya baru dilantik menjadi bupati ini. Baru sembilan bulan saya jadi bupati,” beber Gusnan.

Gusnan menyampaikan permohonan maaf, pada tahun 2020 belum bisa memberikan honor yang tinggi kepada GTT dan PTT.

“Saya minta kepada Kepala Dinas agar mengusulkan anggaran honor bagi GTT dan PTT ini melalui APBD. Ini bukan janji, tapi ini program pemerintah. Karena, perencanaan anggaran 2021 masih di bawah kepemimpinan kami,” ujar Gusnan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bengkulu Selatan, Rispin Junaidi menegaskan, melalui SK ini diharapkan dapat memberikan kepastian administrasi kepada GTT dan PTT.

“Secara administrasi dengan keluarnya SK ini, bapak ibu GTT dan PTT ini bisa mengajukan NUPTK. Harapan kita semua, semoga semuanya bisa mendapat NUPTK dan dilancarkan hingga keluarnya sertifikasi,” papar Rispin.

Tidak berhenti di sini saja, lanjut Rispin, Dinas Dikbud Bengkulu Selatan akan mendata lagi GTT dan PTT di Bengkulu Selatan.

“Kita akan data lagi, siapa tahu ada yang tercecer. Termasuk untuk sekolah swasta, insya Allah juga akan dibuatkan SK menyusul,” ujar Rispin.

Sedangkan untuk besaran honornya, Rispin belum bisa memastikannya. Karena, menurut Rispin masih melihat kemampuan anggaran.

“SK terhitung 20 Januari, besaran honornya nanti akan kita lagi. Karena kita masih akan menerima lagi usulan dari kepala sekolah, dengar-dengar masih ada yang tercecer,” pungkas Rispin Junaidi.

Berita ini bersumber dari Media Center Kabupaten Bengkulu Selatan