Info Honorer, Info Guru Honorer, Info Guru Honorer 2019, Info Gaji Honorer 2019, Info Pengangkatan Honorer, Info Pengangkatan Honorer 2019, Info P3K Honorer, Info Honorer 2019 terbaru, Info Honorer non Kategori

Menteri PANRB: Honorer Bisa Ikut Seleksi PPPK Tahap II

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin memastikan akan mengangkat tenaga honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik itu Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pada tahun ini, pemerintah telah selesai menggelar seleksi PPPK Tahap I, untuk kemudian dilanjutkan dengan seleksi PPPK Tahap II. Bila diterima, honorer bakal mendapat kontrak kerja selama 5 tahun dan bisa diperpanjang.

"Jangka waktu PPPK untuk mengabdi bukan hanya 5 tahun, itu bisa diperpanjang sesuai dengan keputusan menteri," ungkap Syafruddin di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Syafruddin pun menekankan, tenaga honorer yang belum beruntung lolos pada kedua tes tersebut nantinya tetap akan diangkat menjadi abdi negara. Sebab, pemerintah memang mau menghapus jabatan honorer pada tiap instansi pemerintahan.

"Kita harus selesaikan honorer. Honorer adalah orang yang sudah banyak mengabdi begitu lama. Oleh karena itu harus ada penyelesaian status, apakah dia akan jadi PNS atau PPPK," tegas dia.

Kepastian itu disebutnya akan dirampungkan dalam waktu dekat ini, setelah mendiskusikannya bersama Komisi II DPR RI.

"Itu nanti akan dibicarakan dalam rapat kerja secara menyeluruh di DPR sebentar lagi karena hiruk pikuk politik baru selesai. Mungkin bulan depan, itu akan dituntaskan di sana oleh seluruh kementerian/lembaga. Tunggu saja," imbuhnya.

"Honorer, saya selalu menyatakan, tidak boleh dinafikan. Kalau tidak (diangkat jadi) PNS, ya PPPK," dia menandaskan.

Berita ini bersumber dari Liputan6.
Share:

DPRD DIY Minta Prioritaskan Honorer Isi Kekurangan PNS

Sahabat pembaca Info honorer, sudah tahukah anda bahwa kalangan legislatif menyarankan untuk memprioritaskan honorer untuk pengisian formasi PNS yang kosong dan kurang.

Namun, untuk pengisian formasi ini tetap harus memperhatikan usia para honorer sesuai dengan ketentuan undang-undang.

"Selama ini untuk menutup kekurangan tenaga, diangkatlah honorer," ujar Anggota Komisi A DPRD DIY, Slamet pada Tribunjogja.com, Minggu (7/4/2019) petang.

Meski demikian, dia menyarankan Saran jika ada pengangkatan CPNS bisa memprioritaskan honorer yang punya kompetensi dan usianya belum melebihi ketentuan UU.

Politisi partai Golkar ini juga mengapresiasi pemerintah jika benar akan menerima CPNS.

Apalagi pada tahun 2020 PNS DIY banyak yang purna tugas. Dari ribuan PNS yang dibutuhkan Guru dan paramedis masih mendominasi.

"Sudah sewajarnya ada proses penggantian, " katanya.

Berita ini bersumber dari Tribun Jogja
Share:

Facebook Page

Pesan Sponsor

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.