Info Honorer, Info ASN, Info PNS, Info PPPK, Info CPNS, Info Pegawai Non PNS, Info Pegawai Kontrak, Info PTT, Info GTT, Info Bidan PTT, Info THL-TBPP, Info CPNS Guru, Info Perangkat Desa.

Sebanyak 600 an pegawai Non PNS atau Honorer Kota Bontang akan diusulkan sebagai CPNS atau minimal Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Sahabat pembaca Info Honorer dan Rekrutmen CPNS 2018, sudah tahukah anda bahwa sebanyak 600 an pegawai Non PNS atau Honorer akan diusulkan sebagai CPNS atau minimal Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Saat ini, usulan tersebut telah diajukan ke Gubernur Kaltim oleh Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

“Iya, kami sudah mengusulkan ke pak Gubernur, harus dikawal. Kan kasihan tidak didampingi, minimal P3K lah,” jelas Neni saat ditemui belum lama ini.

Neni menyebut, pihaknya meminta agar tahun ini usulan tersebut bisa terwujud. Mengingat non PNS di Bontang sudah sesuai formasi dan sudah diusulkan juga. “600 honorer itu sesuai yang diusulkan ke Kementerian PAN-RB untuk dijadikan PNS,” ujarnya.

Kata dia, pihaknya menginginkan dari jumlah honorer yang kurang lebih mencapai 1.500 orang, maka yang 600-an sudah mendapat formasi sebagai CPNS.
Ditambahkan Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bontang yang juga Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Artahnan Saidi mengatakan, pihaknya sedang mendalami untuk dipersiapkan formasi mana yang bisa diusulkan. “Tetapi saya yakin, kami semua sama, sehingga mudah-mudahan teman kami yang masih non PNS bisa kami upayakan,” ungkapnya.
Untuk jumlahnya, Artahnan menyebut seperti apa yang disampaikan Wali Kota Bontang yakni sekitar 600-700 an orang. Pihaknya juga sudah melakukan konsultasi dan tinggal melengkapi kekurangan persyaratan yang dibutuhkan.
“Mudah-mudahan bisa terwujud tahun ini, karena saya sejak dulu punya keyakinan suatu saat itu moratorium akan dibuka, ternyata memang sudah dipersiapkan,” bebernya.
Sebenarnya, lanjut dia, jumlah 600 orang itu tidak bergantung pada kebutuhan. Tetapi apa yang ada saat ini, maka akan diupayakan berdasarkan analisa beban kerja. Hal tersebut juga termasuk untuk mengantisipasi yang PNS yang pensiun. “Dari semua honor tidak ada perbedaan, tetapi tentu ada perhatian lebih bagi yang sudah puluhan tahun dibanding yang baru berbulan-bulan,” pungkasnya. 
Berita ini bersumber dari Bontang Post.

Share:

Pesan Sponsor

Diberdayakan oleh Blogger.