Info Honorer, Info CPNS 2016 Terbaru, Info PPPK, Info Bidan PTT, Info ASN, Info Guru Honorer, Info GTT PTT, Info THL-TBPP 2016.

Sabtu, November 12, 2016

Anggota Komisi II DPR RI, Arteria Dahlan mendesak pemerintah agar mengangkat 100 persen seluruh tenaga honorer K2 dengan tanpa tes.

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Anggota Komisi II DPR RI, Arteria Dahlan, menemui ratusan tenaga honorer K2 di DPRD Kabupaten Magelang, Kamis (10/11/2016) dan mendesak pemerintah agar mengangkat 100 persen seluruh tenaga honorer K2 dengan tanpa tes. 

"Kenyataan dilapangan, mereka sangat dibutuhkan tenaganya. Bahkan di lingkungan pendidikan, mereka justru menjadi idola banyak siswa. Saya bukannya tidak senang dengan PNS, namun kenyataannya banyak yang seperti itu,” ungkapnya saat menemui ratusan tenaga honorer K2 didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang, Suharno dan Yogyo Susaptoyono.

Dia menjelaskan alasan pengangkatan menjadi PNS tanpa tes guna mengantisipasi adanya orang 'titipan' dari para pejabat daerah. Padahal, tenaga honorer K2) tidak memiliki jaringan dan akses. "Dari segi ekonomi, mereka juga tidak kuat. Jadi kami tidak ingin mereka dijadikan objek politik,” tegasnya.

Ketua Gerakan Honorer Kategori 2 Indonesia Bersatu (GHK2IB) Pusat, Andi Nurdiansyah yang turut hadir dalam pertemuan itu mengatakan, permasalahan pegawai honorer K2 telah menjadi bahan pembicaraan di tingkat DPR RI dan pemerintah. 

Berita ini bersumber dari krjogja.com.
Share:

2 komentar:


  1. Pengangkatan Honorer K2 secara 100% sekira perlu dipertanyakan, karena kenyataannya banyak honorer K2 yang bodong. Perlu diketahui bahwa banyak honorer Non Kategori yang pengabdiannya lebih lama dibanding honorer K2 bodong. Sehingga apabila ini terjadi, maka akan menimbulkan ketidak adilan bagi honorer Non Kategori yang pengabdiannya lebih lama dibanding Honorer K2 Bodong. Oleh karena itu sebaiknya bagian kepegawaian Instansi/SKPD masing-masing diberikan tugas dan tanggung jawab melakukan pendataan tenaga honorer mereka berdasarkan lama pengabdian mereka, karena data mengenai lama pengabdian mereka ada di bagian Kepegawaian. Dan angkat mereka berdasarkan lama pengabdian serta pertimbangan usia mereka. Dan tolong pengangkatan honorer secara merata antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Jangan seperti tahun-tahun kemarin dimana ada daerah yang ribuan tenaga honorernya terangkat sedangkan daerah lainnya hanya ratusan, sehingga pengangkatan ASN tidak merata antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Tolong pemerintah coba memperhatikan kembali perbedaan pengangkatan jumlah honorer antara daerah satu dengan daerah lain pada tahun 2013, dimana ada daerah yang honorer K2nya + 4.000 (kurang lebih empat ribu) sedangkan daerah yang lain hanya + 100 (kurang lebih seratus) dan kemarin pengangkatan tenaga honorer menggunakan angka 30% dari jumlah tenaga honorer yang masuk K2, coba Bapak Bandingkan 4.000 x 30 % dengan 100 x30%. Apakah ini Adil ? Sangat –sangat jauh dari keadilan. Semoga ini bisa jadi pertimbangan dalam revisi UU ASN. Trima Kasi, Wassalam

    BalasHapus
  2. Angkat honorer k2 asli menjadi PNS yg berjumlah 297387 orang & telah di verifikasi & validasi disertai surat pertanggung jawaban mutlak(SPTJM), agar tepat sasaran dan diberikan pada yg berhak demi kejujuran & keadilan sesuai Pancasila & UUD 1945.

    BalasHapus

Facebook Page

Pesan Sponsor