Info Honorer, Info CPNS 2016 Terbaru, Info PPPK, Info Bidan PTT, Info ASN, Info Guru Honorer, Info GTT PTT, Info THL-TBPP 2016.

Minggu, Oktober 23, 2016

Komisi II DPR berencana mengusulkan untuk merevisi tentang Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abrur telah memastikan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) masih moratorium. Namun DPR RI dalam hal ini Komisi II berencana mengusulkan untuk merevisi tentang Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Markus Nari mengungkapkan permasalahan ASN ini menjadi perhatian DPR, sehingga pihaknya sedang berupaya melakukan revisi. Termasuk masalah moratorium yang dilakukan.

“Revisi ini dimaksudkan, agar ada peluang baru untuk ASN baru sehingga pengangkatan bisa dilakukan,” kata Markus, saat ditemui di Bandara Sultan Hasanuddin, Rabu (19/10/2016) kemarin.

Ia menambahkan, akibat moratorium inikan tidak ada kepastian sehingga banyak calon pegawai yang menganggur.

Mengenai revisi yang akan dilakukan, Markus menjelaskan akan mengusulkan agar ada keseimbangan, bukan hanya yang pensiun tapi distribusi ke daerah juga harus sama, jangan hanya bertumpuk pada satu titik saja.

“Kami hanya ingin mengusulkan agar ada keseimbangan pegawai, antara yang pensiun dan pegawai aktif. Tetapi tidak bisa juga dipaksakan menerima banyak jangan sampai kinerjanya kurang maksimal, kami juga tidak ingin,”ucap Markus Nari.

Terkait honorer Kategori II, Markus juga menyatakan komisi II sedang berupaya ada pengangkatan. Hal ini disebabkan karena mereka banyak yang sudah bekerja, harus ada kejelasan juga. “Kami ingin K II (honorer kategori II) bisa ada kepastian pengangkatan, karena mereka sudah lama bekerja,” ucapnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Muhammad Tamzil menyambut baik revisi yang ingin dilakukan karena ini bisa memenuhi kebutuhan pegawai yang ada di lingkup pemerintah provinsi Sulsel. Tetapi hal ini mesti menunggu keputusan dari pemerintah pusat. “Kami sudah memasukkan formasi, tinggal menunggu keputusan pusat saja,” paparnya.

Berita ini bersumber dari Inipasti.com
Share:

16 komentar:

  1. Assalammualaikum wr wb. Honorer k2 adalah honorer yang telah bekerja belasan, 20 tahun bahkan 35 tahun lebih dimana banyak pengabdian mereka diupah dengan tidak layak, ada yang diupah 150 ribu perbulan itu pun diberi 3 bulan sekali bahkan 6 bulan sekali jauh dari UMR, adapun anggaran untuk mengangkat honorer k2 adalah 23,8 trilliun rupiah dari honorer k2 yang berjumlah 439 956 orang tetapi setelah dilakukan verifikasi dan validasi jumlah honorer k2 hanya 297 387 orang yang dapat dipertanggung jawabkan atau dengan kata lain memenuhi persyaratan administrasi sedangkan sisanya 142 569 orang bodong atau dengan kata lain tidak dapat memenuhi bukti-bukti yang akurat/tdk memenuhi syarat administrasi, sehingga anggaran 23,8 trilliun pasti akan berkurang sedangkan jika anggaranya 23,8 trilliun saja berarti pemerintah mengeluarkan anggaran sebesar 6-7 persen dari total anggaran belanja PNS yang berjumlah 347,5 trilliun, apalagi anggaran 23,8 trilliun semakin berkurang karena jumlah honorer k2 yang memenuhi syarat administrasi hanya 297 387 orang, tentu hal ini akan semakin membantu pemerintah dalam mengangkat honorer k2 asli dalam hal anggaran dan membantu pengangkatan honorer k2 yang tepat sasaran yaitu pada orang yang berhak maka dengan hal ini tercipta reformasi birokrasi yang sesungguhnya. Oleh sebab itu kami honorer k2 mewakili HATI NURANI RAKYAT tolong angkat kami yang berjumlah 297 387 orang, kami yakin pemerintah tak akan dirugikan, memang diantara mereka ada yang pendidikannya SLTA, tapi banyak juga yang SI bahkan S2 karena banyak diantara mereka yang kuliah sambil bekerja,tapi bagi yang SLTA dapat ditutupi dengan masa kerja dan pengalaman kerja mereka. Mengenai penguasaai IT jika honorer k2 telah diangkat menjadi PNS beri mereka DIKLAT IT, kami yakin dari honorer k2 yang asli sebahagian walau tanpa diklat IT dari mereka juga mendapat pengetahuan yang otodidak dalam penguasaan IT dari pengalaman di dunia kerja maupun pendidikan formal dari bidang akademi mereka masing-masing, jadi tidak ada yang mustahil jika pemerintah mengambil kebijakan pemutihan atas honorer k2 asli tersebut, setiap ada niat baik pasti ada jalan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya allah bukalah jalan jalanmu...mudahkanlah pemimpin kami menolong kami...kami iklas dg apa yg kami terima. Amiin.

      Hapus
    2. Betul sekali tidak ada salahnya jika pemerintah berkenan untuk mengangkat K2,
      Dan semoga para pemimpin negri ini sadar akan hal tsb, amiiin

      Hapus
  2. Dan 1 lagi.. BKD msing2 juga hrus di jaga ketat. Krna daerah bnyak PUNGLI masukkan PNS. Itu yg buat Rusak. Kasian K2 yg asli.. Saran kami..sbaiknya Pusat saja langsung yg mendata K2.. Klw agar jelas dan tdk ada pungli. Dgn catatan Pusat minta Kriteria apa aja buat K2 asli.. Untuk 440rb k2 butuh anggaran 23T. K2 asli cuma 200rb an.. Brarti stengahnya dri 23T. Adalah 12,5 Treliun..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sangat Setuju Sekali...(Honorer K2 Asli)

      Hapus
  3. Bnar sekali. Klw di data ulang K2 itu tinggal stengahnya dri 440rb org.. Klw niat pemerintah mmang ada. Sangat gmpang mngangkat k2.. Ttd. Khusus buat K2 GURU..yg asli memliki NUPTK yg terbit 2006. Bisa di buktikan lewat NUPTK Print out.. Buat pemerintah di data aja lgi yg bener2 k2 ini. Asli nya cuma 200rb an. Yg lainnya BODONG..

    BalasHapus
  4. ada beberapa guru honorer k2 di suatu smk negeri di pulau jawa ini yang nilai rata - rata ukg nya lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa guru negeri nya, apakah pemerintah masih ragu untuk mengangkat mereka menjadi cpns ?

    BalasHapus
  5. benar pak. menteri yang baru mohon di angkat honor k2 yang asli, semua honor mendoakan bapak dan mengingat budi baik baik kelak bapak sudah tidak menjabat lagi, pasti akan di kenang kebaikan bapak, dimohon diangkat tanpa tes soalnya pengalaman tahun2 kemarin takutnya terulang setiap kali dites banyak honorer bodong, sehingga permasalahan honor bukannya berkurang malah bertamba, ingat masih banyak jga honor yang bukan k2 artinya setiap tahun honorer bertambah. kapan penyelesaian honor selesai..di mohon kebaikan dan bapak untuk mengiklaskan tenaga honor k2 menjadi pns yang demi masa depan keluarga dan NKRI

    BalasHapus
  6. Yang jelas ini hanya rencana..wacana..dari dulu gak ada realisasinya...jadi k2 seluruh indonesia sampai mati gak ada kepastian dan kejelasan nasib...akhirnya disuruh sabar2....menunggu yg tak ada akhirnya......

    BalasHapus
  7. bagaimna dgn penjaga,pesuruhatau pakbon yg mengabdi berpuluh-pulh th yg tak pernah menghiraukan status tingkatan ijazah rendah tap haya modal niat kerja/sendiko dawuh dan sk asli wb dan sk perpanjang tiap th tdk terptus 2 hingga sekarang hayo anak 3 istri 1

    BalasHapus
  8. Jangan guru honorer aja yang diperhatikan tetapi juga tenaga administrasi yang honorer juga perlu diperhatikan, ada yang sudah 20 tahun menjadi honorer administrasi di SMP, SMA, dan SMK. Sedangkan banyak di SMP, SMA, DAN SMK yang tidak mempunyai tenaga administrasi PNS, apalagi tenaga administrasi NON PNS yang berkompotensi

    BalasHapus
  9. Kami akan sabar menantiharapan...harapan membuat kami selalu bersemamgat jalani tugas...semoga allah swt meridhoi.

    BalasHapus
  10. Tolong bapak presiden, bp menteri dengarkan jeritan hati kami.....

    BalasHapus

Facebook Page

Pesan Sponsor