Selasa, 25 Februari 2014

PERKIRAAN PERSYARATAN PEMBERKASAN NIP CPNS DARI TENAGA HONORER KATEGORI 2.

Sahabat pembaca blog info honorer cpns dan pppk 2014 yang berbahagia, sebentar lagi anda yang lolos seleksi cpns hasil seleksi K2 akan melewati tahap pengajuan pemberkasan Nomor Induk Pegawai (NIP) untuk ditetapkan oleh BKN. Secara umum persyaratan administrasi untuk penetapan NIP honorer K2 masih mengacu pada Peraturan Kepala BKN No 9 tahun 2012 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). 

Mungkin untuk tiap daerah persyaratanya tidak secara persis sama, namun secara garis besarnya tetap sama. Ada baiknya bagi tenaga honorer K2 sudah mulai mempersiapkan dokumen sebagai syarat pemberkasan K2 agar nanti jika sewaktu-waktu dibutuhkan anda tinggal menyiapkanya atau setidak-tidaknya tinggal melengkapi.

Berikut ini yang sebaiknya anda siapkan untuk keperluan pemberkasan tenaga honorer K2 :

1. Asli dan fotokopi surat lamaran ditulis tangan tinta hitam;
2. Fotokopi ijazah/STTB yang telah dilegalisir oleh Pejabat yang berwenang yang ditetapkan dari sekolah asal, ijazah mulai dari awal sampai dengan data hasil verifikasi dan validasi yang dikeluarkan oleh BKN kecuali untuk jabatan guru ;
3. Fotokopi legalisir keputusan/bukti pengangkatan pertama sampai dengan terakhir sebagai tenaga honorer yang disahkan oleh pejabat yang berwenang paling rendah pejabat struktural eselon II;
4. Asli dan fotokopi legalisir Surat Keterangan Catatan Kepolisian yang dikeluarkan oleh pihak yang berwajib/Kepolisian Resort yang masih berlaku (di SKCK tertulis persyaratan untuk pengangkatan sebagai CPNS);
5. Asli dan fotokopi legalisir Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari Dokter Pemerintah;
6. Asli dan fotokopi legalisir Surat keterangan tidak mengkonsumsi/menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor dan zat adiktif lainnya dari unit pelayanan kesehatan pemerintah;
7. Surat pernyataan sesuai dengan anak lampiran I-d Keputusan Kepala BKN Nomor 11 tahun 2005 yang berisi tentang :
a.  Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan;
b. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Calon Pegawai Negeri/Pegawai Negeri atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai BUMN/BUMD dan pegawai swasta;
c.  Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri/Pegawai Negeri;
d. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah; dan
e.  Tidak menjadi anggota dan/atau pengurus partai politik.
8. Asli dan fotokopi daftar riwayat hidup yang ditulis dengan tangan sendiri  memakai huruf kapital/balok dan tinta hitam, serta telah ditempel pasfoto  ukuran 3x4. Dalam kolom riwayat pekerjaan agar diisi pengalaman pekerjaan yang dimiliki termasuk pengalaman kerja sebagai tenaga honorer;
9. Pasfoto terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 5 (lima) lembar mengenakan pakaian bebas rapih , dengan menuliskan nama dan tanggal lahir di balik pasfoto dan nama;
10. Meterai 6000 sebanyak 4 (empat) buah;
11. Foto copy bukti pembayaran gaji sejak diangkat sebagai tenaga honorer sampai dengan saat ini secara terus menerus;
12. Fotokopi kartu keluarga;
13. Fotokopi akte kelahiran yang bersangkutan;
14. Fotokopi akte lahir anak;
15. Fotokopi surat nikah (bagi yang telah menikah);
16. Fotokopi legalisir absensi sejak diangkat sebagai tenaga honorer sampai dengan saat ini secara terus menerus.

Sebagai tambahan untuk tiap-tiap dokumen, anda sebaiknya menyiapkan fotokopi legalisirnya kurang lebih 5 buah tergantung permintaan dari daerahnya masing-masing. 

Contoh di atas bersumber dari persyaratan pemberkasan honorer K1 dari laman resmi Bekasi Kota

Ditegaskan disini bahwa persyaratan pemberkasan NIP CPNS dari tenaga honorer K2 yang disebutkan diatas adalah sebatas perkiraan, adapun syarat pemberkasan resmi K2 yang menentukan adalah pihak BKN.

Sebagai gambaran berikut ini tautan yang berkaitan dengan persyaratan di atas :
1. Peraturan Kepala BKN No 9 tahun 2012
2. LAMPIRAN PERKA BKN

Demikian semoga bermanfaat. 


0 komentar:

Poskan Komentar