Info Honorer, Info ASN, Info PNS, Info PPPK, Info CPNS, Info Pegawai Non PNS, Info Pegawai Kontrak, Info PTT, Info GTT, Info Bidan PTT, Info THL-TBPP, Info CPNS Guru, Info Perangkat Desa.

Syarat-syarat umum yang harus dipersiapkan untuk pendaftaran mengikuti seleksi CPNS 2018

Sahabat pembaca Info Honorer Terbaru, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah bakal membuka penerimaan CPNS atau Calon Pegawai Negeri Sipil 2018 setelah pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Kemungkinan besar penerimaan CPNS 2018 dibuka Juli 2018.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan pembukaan penerimaan CPNS bisa berlangsung pada Juli 2018 jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sudah menyelesaikan formasi penerimaan CPNS.

"Mudah-mudahan saja (dibuka Juli) jika Pak Menteri PANRB sudah oke, formasi sudah ada, daerah dan kementerian atau lembaga dapat berapa formasinya," ujar Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan saat dikonfirmasi Liputan6.com di Jakarta, Jumat (22/6/2018). 

Nah, bagi Anda yang ingin mencoba kesempatan untuk menjadi CPNS tahun ini, ada baiknya menyiapkan syarat-syarat umum.

Dikutip dari akun resmi twitter BKN, pelamar harus menyiapkan scan atau foto ijazah, transkrip nilai, foto, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan nilai TOEFL jika ada.

"Mimin sampaikan hal2 generik saja. Siapkan pula dok CV, nanti tinggal dicopas ke web SSCN," tulis akun tersebut.

Selain itu, Anda juga jangan buru-buru mendaftar. Pelamar harus dengan seksama membaca persyaratan untuk jabatan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan.

"Sambil menunggu pengumuman penerimaan #CPNS2018 resmi dr @kempanrb, pastikan NIK & KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil," tulis admin BKN.

Berita ini bersumber dari Liputan6.
Share:

Pemerintah bakal membuka penerimaan CPNS 2018 setelah Pilkada

Sahabat pembaca Info Honorer Terbaru, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah bakal membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 setelah pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018. Kemungkinan besar penerimaan CPNS 2018 dibuka Juli 2018.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan pembukaan penerimaan CPNS bisa berlangsung pada Juli 2018 jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sudah menyelesaikan formasi penerimaan CPNS.

"Mudah-mudahan saja (dibuka Juli). Jika Pak Menpan oke, formasi sudah ada, daerah dan kementerian atau lembaga dapat berapa formasinya," ujar Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan saat dikonfirmasi Liputan6.com di Jakarta, Jumat (22/6/2018). 

Dia mengaku pihaknya akan segera memberikan informasi ke  masyarakat bila Kementerian PANRB sudah benar-benar memberikan persetujuan soal penerimaan CPNS 2018.

"Kami sudah menyiapkan infrastruktur untuk penerimaan CPNS 2018," dia menambahkan.

Terkait jumlah, sebelumnya pada Kamis (14/6/2018), Ridwan menyatakan hal tersebut juga masih dalam tahap perhitungan. Namun diperkirakan berkisar pada angka 200 ribu formasi.‎

‎"(Jumlah) Belum, tapi Pak Menpan beberapa kali bilang antara 200 ribu-250 ribu CPNS," ungkap dia.

Sementara mengutip laman Kementerian PANRB, Menteri PANRB Asman Abnur mengatakan, lowongan terbesar formasi CPNS tahun 2018 akan difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis. Langkah ini guna mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

Rekrutmen CPNS akan diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

“Kita memerlukan spesialisasi keahlian, sehingga perencanaan dan usulan ASN baru harus difokuskan pada jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional/daerah, dan sasaran nawacita, sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional,” ujarnya.

Saat ini jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Nasional adalah 4,3 juta lebih, dengan proporsi terbesar selain guru adalah tenaga pelaksana/administrasi, sebesar 1,6 juta atau sekitar 38 persen.

Untuk mendukung terciptanya birokrasi berkelas dunia tahun 2024, pemerintah menyelenggarakan program strategis yang dimulai dari perencanaan, rekrutmen dan seleksi, pengembangan kompetensi, hingga reformasi kesejahteraan.

Berita ini bersumber dari Liputan6.
Share:

Sambil menunggu pengumuman CPNS 2018, pastikan NIK & KK terdaftar di database nasional

Sahabat pembaca Info Honorer, berikut ini tweet yang bersumber dari Twitter resmi BKN,

, sambil menunggu pengumuman penerimaan resmi dr , pastikan NIK & KK terdaftar di database nasional atau hubungi kontak di bawah ini. Pendaftaran hanya melalui web SSCN BKN yg akan diaktifkan setelah pengumuman resmi. Smangaat!



Sumber : Twitter BKN RI
Share:

Menteri PANRB Ingatkan Aparatur Negara, Besok Masuk Kerja

Sahabat pembaca Info Honorer Terbaru, sudah tahukah anda bahwa tidak terasa tujuh hari cuti bersama dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1439 H akan segera usai dan besok tanggal 21 Juni 2018, semua aparatur negara, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Prajurit TNI dan Anggota Polri, mulai masuk kerja seperti biasa.

"Saya mengingatkan pada hari Kamis tanggal 21 Juni 2018, seluruh aparatur negara harus sudah masuk kerja seperti biasa. Saya percaya Saudara-saudara akan menjaga disiplin dan mematuhi ketentuan tersebut," ungkap Asman Abnur, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refornasi Birokrasi (PANRB) di Jakarta, Rabu (20/6).

Pada kesempatan tersebut Menteri Asman juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap ASN, Prajurit TNI dan Anggota Polri yang bertugas di tempat-tempat pelayanan umum saat pelaksanaan cuti bersama. "Pada saat yang lain sedang libur, Saudara tetap bekerja melayani masyarakat. Terima kasih atas keikhlasan dan pengorbanan Saudara. Semoga mendapat balasan dari Allah SWT," ucapnya.

Selanjutnya Asman menghimbau jajaran ASN untuk mensyukuri berbagai kebijakan pemerintah yang telah menyejahterakan aparatur negara dengan meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik. "Semoga berbagai kebijakan yang telah ditetapkan Bapak Presiden Jokowi dalam rangka Idul Fitri tahun ini, dapat memacu semangat dan motivasi kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," kata Asman.

Terkait monitoring dan evaluasi terhadap kehadiran aparatur negara setelah pelaksanaan cuti bersama, Menteri PANRB sudah melayangkan surat Nomor: B/18/M.SM.00.01/2018 tanggal 7 Juni 2018, tentang Laporan Hasil Pemantauan Kehadiran Aparatur Negara Sesudah Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Surat tersebut ditujukan kepada para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala LPNK, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Non Struktural, para gubernur, serta para bupati/walikota.

Dalam surat dimaksud ditegaskan bahwa, dalam rangka penegakan disiplin aparatur negara dan optimalisasi pelayanan publik setelah pelaksanaan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1439 H, dimohon agar setiap instansi pemerintah melakukan pemantauan kehadiran aparatur negara sesudah cuti bersama, yakni pada tanggal 21 Juni 2018 dan melaporkan hasilnya kepada Menteri PANRB pada hari yang sama. Laporan dimaksud dapat disampaikan secara online melalui aplikasi sidina.menpan.go.id

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Kebutuhan ideal Pemkab Bojonegoro sekitar 15 ribu ASN

Sahabat pembaca Info Honorer Terbaru, sudah tahukah anda bahwa usulan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) masih belum ada kejelasan jumlah formasinya. Padahal ada 600-an formasi yang diajukan kepada pemerintah pusat. Saat ini, tiap tahun ada 400-an ASN yang memasuki masa purna tiap tahun. Karena itu, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, akan berusaha maksimal mengajukan perekrutan calon ASN.

Rencananya, Pemerintah pusat pada tahun 2018 ini akan melakukan perekrutan calon ASN. “Tapi rencana tersebut masih sebatas berita, belum ada petunjuk teknis (juknis) resmi yang diberikan,” tutur Kepala BKPP Bojonegoro Zainuddin.

Dia juga mengatakan, beberapa waktu lalu Bojonegoro mengusulkan 600 formasi untuk perekrutan calon ASN. Usulan itu hingga kini belum ada kepastian atau balasan dari pemerintah pusat. “Tiap tahun kami pasti usulkan kuota formasi CPNS, sebab moratorium sudah terlalu lama,” jelasnya. Adapun formasi yang darurat kekurangannya ialah tenaga kesehatan dan pendidikan.

Meski telah mengusulkan 600 formasi, namun jumlah itu juga belum bisa menutupi kekurangan ASN. Sebab, sampai saat ini dari hasil pendataan sampai bulan Mei 2018, pemkab hanya memiliki sekitar 9.500 ASN. Sementara itu untuk kebutuhan idealnya sekitar 15 ribu ASN. “Berarti Pemkab Bojonegoro masih kekurangan sekitar 6.000 PNS,” terangnya.

Sementara itu, untuk mengatasi kekurangan itu, BKPP menekankan agar ASN memanfaatkan teknologi terutama IT. Sebab, pemanfaatan IT sangat berpengaruh untuk membantu dan memudahkan pekerjaan para ASN, serta melengkapi kekurangan dari PNS yang ada. “Kekurangan ASN tentu menjadi kendala, tetapi harus profesional dan memaksimalkan tenaga yang ada, setidaknya dengan memanfaatkan kemajuan di bidang IT tentu bisa cukup membantu dan memudahkan pekerjaan,” pungkasnya.

Ketua Forum Honorer K2 Bojonegoro Arif Ida Rifai mengatakan, pihaknya meminta pemerintah pusat agar mengangkat honorer K2 sebagai CPNS tanpa tes. Sebab, pengorbanan honorer selama ini sudah cukup berat. Sehingga, sebanding jika diangkat CPNS. “Minimal ada seleksi khusus K2 seperti dulu,” harapnya.

Arif menjelaskan, banyak di antara para honorer yang usianya sudah tidak memenuhi syarat. Sehingga, tidak memungkinkan untuk rekrutmen CPNS umum. Sebab, usia maksimal ikut rekrutmen CPNS adalah 35 tahun. “Usia kira rata-rata sudah di atas 35 tahun,” jelasnya.

Berita ini bersumber dari Jawa Pos Radar Bojonegoro
Share:

BKN Siapkan Infrastruktur Seleksi Penerimaan CPNS 2018

Sahabat pembaca Info Honorer Terbaru, sudah tahukah anda bahwa sesuai dengan rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS tahun 2018, BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan. Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran secara online melalui https://sscn.bkn.go.id (web SSCN), Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Sambil menunggu pengumuman penerimaan CPNS resmi yang akan dikeluarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB), BKN telah melakukan peningkatan kapasitas (upgrading) web SSCN, karena diperkirakan akan terdapat 8 – 10 juta pendaftar. Sistem Helpdesk dan pengaduan akan dilaksanakan dengan lebih efektif, cepat, transparan dan efisien. Sistem Helpdesk ini akan dibuat secara online (yang menyatu dengan web SSCN) maupun offline di Kantor Pusat BKN dan 14 Kantor Regional BKN.

Pelaksanaan SKD dan SKB tetap menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan perbaikan SOP dan pengembangan fitur perangkat lunak. Karena diperkirakan penerimaan CPNS kali ini dimaksudkan untuk penambahan PNS di pusat dan daerah, maka titik-titik lokasi SKD dan SKB akan berada di 34 provinsi, dengan memperhitungkan jarak dan kendala transportasi peserta. Untuk itu BKN sedang menjajaki kerja sama dengan BKD/BKPSDM/BKPP di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota yang memiliki fasilitas CAT. Penjajakan serupa dilakukan pula dengan pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memiliki fasilitas UKG dan UNBK.

Dengan kebijakan rekrutmen yang kompetetif, adil, objektif, transparan, tidak KKN dan bebas biaya ini, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menerima informasi yang berkaitan dengan penerimaan CPNS. Jangan pernah percaya jika ada pihak yang menjanjikan dapat membantu dalam penerimaan CPNS dengan atau tidak dengan imbalan tertentu.

Informasi resmi penerimaan CPNS hanya berasal dari web dan kanal informasi Kementerian PAN dan RB dan BKN. Untuk BKN telah disediakan berbagai kanal informasi yaitu web www.bkn.go.id serta media sosial twitter.com/BKNgoid, facebook.com/BKNgoid, instagram.com/BKNgoidOfficial serta youtube.com/c/BKNgoidOfficial.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Facebook Page

Pesan Sponsor

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.