Banner728x90

Senin, 30 Maret 2015

Hanya guru yang memiliki kompetensi yang bakal diangkat menjadi CPNS

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Guru honorer yang tidak berkompetensi jangan berharap bisa diangkat CPNS. Pasalnya, ini hanya guru yang memiliki kompetensi yang bakal diangkat menjadi CPNS.

"Sebenarnya guru kita cukup, cuma penyebarannya tidak merata," kata Hamid Muhammad, Dirjen Pendidikan Dasar saat konpres di rembuk nasional pendidikan dan kebudayaan, Senin (30/3).

Hamid yang juga merangkap Plt Sekjen Kemendikbud ini menyebutkan, masalah yang dihadapi saat ini adalah adanya tuntutan guru harus PNS. Apalagi sepertiga guru SD adalah honorer. Menurutnya jumlah guru honorer ada 512 ribuan dari 1,6 juta guru di Indonesia. 

Berita ini bersumber dari JPNN.

Minggu, 29 Maret 2015

Update NIP semua formasi Per 30 Maret 2015 BERDASARKAN SAPK ONLINE BKN

Update NIP semua formasi Per 30 Maret 2015 BERDASARKAN SAPK ONLINE BKN 



Sumber : Twitter BKN RI

BKD Sukoharjo Usulkan 565 Tenaga Honorer K2 Ke Pusat Dengan Harapan bisa dipertimbangkan untuk diangkat menjadi CPNS

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa sebanyak 565 orang tenaga honorer kategori 2 (K2) yang tidak lulus ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2014 masih menunggu kepastian nasib apakah bisa diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) atau tidak. Namun, kewenangan penuh dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sukoharjo Joko Triyono, Minggu (29/03/2015) menjelaskan, total keseluruhan ada 1.097 orang tenaga honorer K2 di Kabupaten Sukoharjo. Dari jumlah tersebut sebanyak 532 orang diantaranya telah dinyatakan lulus ujian dan menerima surat keputusan (SK) pengangkatan menjadi CPNS 2014.  Sisanya, 565 orang tenaga honorer K2 yang tidak lulus ujian CPNS.

"Pemkab Sukoharjo berusaha memperjuangkan nasih mereka semuanya dengan mengirimkan berkas 565 orang tenaga honorer K2 ke Kemenpan RB. Harapanya bisa dipertimbangkan untuk diangkat menjadi CPNS. Meski demikian, peluang tersebut diserahkan sepenuhnya kewenanganya kepada pemerintah pusat."

Diakuinya memang kecil peluang bagi tenaga honorer tersebut diangkap sebagai CPNS. Sebab pemerintah pusat sekarang sedang melakukan efisiensi anggaran dan pegawai. Disisi lain juga tidak menerima rekrutmen PNS baru. "Keputusan jadi CPNS atau tidak bukan tanggungjawab kami, karena Pemkab Sukoharjo hanya sebatas membantu para tenaga honorer untuk diusulkan ke pusat,” lanjutnya.

Berita ini bersumber dari KRJogja.

Kamis, 26 Maret 2015

Ratusan honorer K2 yang tidak lulus tes CPNS bakal menggelar konsolidasi nasional di Sumatera Selatan pada 30 Maret mendatang.

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa ratusan honorer kategori dua (K2) yang tidak lulus tes CPNS bakal menggelar konsolidasi nasional di Sumatera Selatan (Sumsel) pada 30 Maret mendatang.

Ketua Tim Investigasi Gerakan Honorer K2 Indonesia Bersatu (GHK2IB) Riyanto Agung Subekti alias Itong mengatakan, agenda itu akan dihadiri seluruh pengurus forum honorer di Indonesia.

Dia menambahkan, konsolidasi nasional tersebut dilaksanakan untuk menindaklanjuti hasil aksi damai di depan Istana Negara pada awal 2015. Selain itu juga terkait hasil rapat dengar pendapat dengan Komite III DPD RI, Komisi II DPR RI serta audensi bersama MenPAN-RB pada 26 Februari.

Berita ini bersumber dari JPNN.

Senin, 23 Maret 2015

Pintar saja tidak cukup untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), melainkan harus berkarakter, memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab dan lain-lain, seperti tertuang dalam nilai-nilai kode etik Kementerian PANRB, yaitu integritas, profesional, dan akuntabel (IPA).

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa pintar saja tidak cukup untuk menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) menurut Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji. Melainkan harus berkarakter, memiliki integritas, disiplin, tanggung jawab dan lain-lain, seperti tertuang dalam nilai-nilai kode etik Kementerian PANRB, yaitu integritas, profesional, dan akuntabel (IPA).

“Keberhasilan seseorang tidak melulu karena kepintarannya. Anda harus lebih baik dari itu. Orang pintar harus disertai dengan nilai-nilai baik agar tidak rusak,” ujarnya saat membuka Orientasi Wawasan dan Tugas bagi CPNS Kementerian PANRB di Jakarta, Senin (23/03).

Dia juga menjelaskan, para calon PNS tersebut kini hidup di era Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dimana pegawai yang tidak berkinerja dapat diberhentikan. Apalagi Kementerian PANRB punya peran yang sangat penting yaitu memiliki tugas dan fungsi untuk menilai Kementerian yang lain supaya dapat bekerja dengan baik, sehingga sasaran pembangunan dapat terwujud. "Jadi kita harus memberi contoh yang baik juga,” imbuhnya.

Untuk memajukan sebuah negara, lanjutnya, diperlukan birokrasi dan pemerintahan yang baik. Sebenarnya di Indonesia sudah banyak kemajuan, tapi negara lain jauh lebih cepat. Kategori Asean saja, Indonesia sudah disalip oleh Vietnam. Kalau tidak dimulai dari komitmen yang tinggi, negara kita bisa tertinggal, tuturnya.

Kepala Biro SDM dan Umum T. Eddy Syah Putra pada kesempatan itu juga mengungkapkan, peserta Orwastu sebanyak 20 formasi dengan formasi tambahan lima orang Putra/Putri terbaik bangsa dan satu orang Papua. Diinformasikan pula pada pendaftaran online melalui portal resmi panselnas berjumlah 6.528 orang, dan yang terdaftar di website menpan.go.id ada 1.253 pelamar.

Sedangkan yang menyerahkan berkas ada 588 orang. Setelah diseleksi administrasi, yang lulus ada 119 orang. Kemudian dilakukan seleksi lanjutan Tes Kompetensi Dasar pada tanggal 7 sampai 21 Oktober 2014, yang pelaksanaannya di 19 provinsi bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Selanjutnya tanggal 8 November 2014 dilaksanakan Tes Kemampuan Bidang yang berlokasi di Kementerian PANRB dan bekerjasama dengan konsultan. “Dari dua puluh formasi umum yang disediakan, ternyata hanya enam belas orang yang lulus dengan tujuh orang putera dan sebelas orang puteri.

Semuanya sudah melakukan pemberkasan di BKN dan telah mendapat NIP. Untuk kategori putera puteri terbaik, kita memperoleh satu orang dari seleksi yang dilakukan Kemendikbud, serta satu orang dari formasi Papua,” ujarnya.

Secara keseluruhan, ada 18 oran g yang menjadi CPNS Kementerian PANRB TA 2014. Dengan tingkat pendidikan D3 ada 3 orang, S1 ada 12 orang, dan S2 ada 3 orang.Penempatan sesuai formasi pelamar ada di Sekretariat Kementerian PANRB sejumlah 12 orang, di Kedeputian Bidang SDM dan Aparatur ada 3 orang, Kedeputian Bidang Pelayanan Publik ada 2 orang.

Sedangkan untuk lulusan terbaik sebagai analisis kebijakan belum ditempatkan karena baru mulai pemberkasan pada hari ini. Kegiatan orwastu yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 sampai 28 Maret ini ditujukan untuk menjembatani para PNS dengan lingkungan barunya, serta pengenalan tugas pokok dan fungsi Kementerian PANRB.

Kemudian tanggal 30 Maret sampai 30 April para CPNS akan ditempatkan di unit kerja supaya dapat mengetahui langsung rutinitas dan pembelajaran tupoksi dari kegiatan. “Setiap kelompok diwajibkan membuat laporan, terutama dinilai akhlak dan perilaku harus baik,” tegas Eddy. Dalam acara yang dihadiri oleh para staf ahli Kementerian PANRB, asdep dari kedeputian, dan biro sekretariat Kementerian PANRB, Sesmen meminta agar para CPNS dapat memanfaatkan orwastu sebaik-baiknya, sambil menyematkan tanda peserta kegiatan Orwastu.


Berita ini bersumber dari Kementerian PAN-RB.

Selasa, 17 Maret 2015

Pelaksanaan tes bagi honorer K2 akan digelar sekitar Agustus-September 2015 mendatang.

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa masih cukup waktu bagi para honorer kategori dua (K2) asli untuk mempersiapkan diri mengikuti tes CPNS. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menyebutkan, pelaksanaan tes bagi honorer K2 akan digelar sekitar Agustus-September 2015 mendatang.

"Untuk menjadi CPNS, honorer K2 harus ikut tes yang diperkirakan sekitar Agustus-September. Untuk mencegah tidak ada yang tertinggal lagi, daerah diminta mengusulkan seluruh honorer K2 asli dan bukan bodong," ujar Yuddy dalam keterangannya kemarin (17/3).

Mumpung masih ada waktu beberapa bulan, Yuddy mengimbau para honorer K2 untuk mempersiapkan diri dengan belajar yang tekun. "Saya imbau seluruh honorer untuk bersabar, banyak membaca, baca, dan baca. Pelajari soal-soal tes yang pernah dites biar bisa jawab nanti," pesan menteri yang juga politikus Partai Hanura itu.

Berita ini bersumber dari JPNN.

Update NIP semua formasi Per 17 Maret 2015 BERDASARKAN SAPK ONLINE BKN

Update NIP semua formasi Per 17 Maret 2015 BERDASARKAN SAPK ONLINE BKN



Sumber : Twitter BKN RI