Banner728x90

Rabu, 27 Mei 2015

Komisi VIII DPR RI meminta Kementerian Agama mempercepat pengangkatan tenaga honorer K1 dan K2 serta Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) di lingkungan kementeriannya.

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Komisi VIII DPR RI meminta Kementerian Agama mempercepat pengangkatan tenaga honorer Kategori 1 (K1) dan Kategori 2 (K2) serta Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) di lingkungan kementerian itu. Sebab, selama ini nasib tenaga honorer tersebut belum jelas.

Wakil Ketua Komisi VIII Deding Ishak, dalam rapat dengar pendapat dengan Sekjen Kemenag Prof Nur Syam dan Irjen Kemenag Muhammad Yasin di Jakarta, Rabu (27/5), meminta Sekjen dan Irjen Kemenag untuk mencarikan solusi sehingga persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik. Menanggapi hal ini, Irjen Kemenag Muhammad Yasin berjanji akan melakukan percepatan pengangkatan tenaga honorer K1, K2 dan P3N dengan memverifikasi dan memvalidasi mereka yang sudah memenuhi persyaratan perundang-undangan untuk segera dijadikan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Berita ini bersumber dari Republika Online

Selasa, 26 Mei 2015

Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) memilih untuk menunggu pembahasan di tingkat Panja Honorer K2 dengan pemerintah

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa sejumlah forum honorer berencana mengerahkan massa untuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka hari ini. Hanya saja, rencana ini tidak mendapat dukungan dari Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I).

Forum pimpinan Titi Purwaningsih ini memilih untuk menunggu pembahasan di tingkat Panja Honorer K2 dengan pemerintah.

Dia menambahkan, FHK2I memilih mengambil sikap menunggu kebijakan pemerintah lebih lanjut. Apalagi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi telah berjanji menyelesaikan K2.

Berita ini bersumber dari JPNN










Nasib 500-an tenaga honorer K2 di Kabupaten Temanggung hingga saat ini belum menentu setelah gagal ujian CPNS tahun 2013

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa nasib 500-an tenaga honorer K2 di Kabupaten Temanggung hingga saat ini belum menentu setelah gagal ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013. Mereka akan diberikan kesempatan lagi untuk ujian CPNS jalur honorer, ataukah ada kebijakan lain dari pemerintah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Djafar Muhtar, Senin (25/5/2015) mengatakan, sampai saat ini, pemerintah belum mengeluarkan kebijakan apapun berkait dengan honorer K2 yang tidak lolos ujian CPNS jalur honorer itu.

Menurutnya, di Kabupaten Temanggung, sebelumnya ada 800-an honorer K2 yang mengikuti ujian CPNS jalur honorer tersebut. Dari jumlah itu, ada 300-an yang lolos ujian CPNS, dan bahkan saat ini telah mendapat SK pengangkatan CPNS, sedangkan 500-an tidak lolos ujian hingga saat ini belum mendapatkan informasi terkait nasib tenaga honorer yang tidak lolos ujian CPNS itu.

Djafar mengakui, jika  ketentuan  pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi CPNS berdasarkan ujian maka aturan tersebut kini sudah tidak ada. Djafar menuturkan, sesuai ketentuan yang ada, perekrutan tenaga honorer menjadi CPNS melalui ujian CPNS jalur honorer itu, hanya berlangsung sekali saja pada tahun 2013. Bagi yang tidak lolos, tidak ada kesempatan untuk menjalani ujian CPNS jalur honorer lagi.

Karena itu, sambung Jafar, apabila nanti pemerintah mengeluarkan kebijakan baru bagi tenaga honorer yang tidak lolos ujian CPNS tersebut, maka pemerintah harus menerbitkan undang-undang, peraturan pemerintah, atau aturan lain yang baru. 

Dikatakannya, ketika pihaknya konsultasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), juga diberikan jawaban, bahwa pemerintah nanti akan menerbitkan ketentuan baru, apabila ada kebijakan baru terkait dengan honorer K2 yang tidak lolos ujian CPNS.

Berita ini bersumber dari KRJOGJA.

Senin, 25 Mei 2015

Para tenaga honorer K2 di Pemko Bengkulu berharap, pelaksanaan tes CPNS khusus untuk mereka tidak menggunakan sistem CAT

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa para tenaga honorer kategori dua (K2) di Pemko Bengkulu berharap, pelaksanaan tes CPNS khusus untuk mereka tidak menggunakan sistem Computer Asissted Test (CAT). Mereka meminta agar tesnya menggunakan sistem manual saja, yakni Lembar Jawab Komputer (LJK).

Menanggapi hal itu, Plt Sekda Kota Bengkulu Drs. H. Fachruddin Siregar, MM mengatakan,  sampai saat ini Pemkot masih menunggu mekanisme dan petunjuk dari pusat.

Terkait kecemasan sejumlah honorer K2 yang khawatir tidak bisa melaksanakan tes dengan system CAT, ia menyarankan honorer mulai dari sekarang belajar komputer.

Berita ini bersumber dari JPNN.

Minggu, 24 Mei 2015

Dua tuntutan honorer pada aksi nasional yang direncanakan pada tanggal 27 dan 28 Mei yang akan datang.

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Forum honorer indonesia (FHI) dan Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) beserta elemen-elemen yang mendukung perjuangan honorer berencana menggelar aksi besar-besaran pada 27 dan 28 Mei yang akan datang. Rencananya, aksi itu akan dipusatkan di Jakarta dengan tuntutan meningkatkan status dan kesejahteraan tenaga honorer, serta menolak computer assisted test (CAT) bagi honorer kategori 2 (K2).

Berita ini bersumber dari JPNN.




Sabtu, 23 Mei 2015

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memutuskan untuk mengundur pengangkatan honorer K2 yang tidak lulus tes ke tahun 2016.

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memutuskan untuk mengundur pengangkatan honorer kategori dua (K2) yang tidak lulus tes ke tahun 2016. Pasalnya, sampai saat ini pemerintah juga belum menetapkan regulasi pengangkatan honorer K2.

Menurut Asisten Deputi Bidang Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Aparatur KemenPAN-RB, Bambang Dayanto Sumarsono, pemerintah memang sedang membahas regulasi untuk pengangkatan honorer K2. Namun untuk ditetapkan menjadi PP (peraturan pemerintah) masih membutuhkan waktu yang panjang.

Bambang menjelaskan, MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi memang menginginkan pengangkatan CPNS dari honorer K2 dilakukan Agustus mendatang. Namun, kata Bambang, jadwal itu bisa terealisasi bila pembahasan regulasinya berjalan lancar.

Bambang menuturkan, berdasarkan pengalaman selama ini setiap pembahasan regulasi selalu alot. Apalagi menyangkut honorer K2, dikarenakan banyak instansi terkait terlibat. Jadi KemenPAN-RB memperkirakan untuk tahun ini belum bisa dilakukan pengangkatan.

Dalam pembahasan honorer K2, lanjut Bambang, kendala utamanya ada di harmonisasi. Sebab, dalam proses itu setiap instansi terkait seperti Kementerian Keuangan, BKN, Kementerian Hukum dan Ham,Kementerian Dalam Negeri, KemenPAN-RB maupun institusi yang memiliki tenaga honorer akan menyampaikan pandangannya masing-masing.

Menurut Bambang, proses pembahasan yang panjang itu menjadi road map KemenPAN-RB, sehingga pengangkatan tenaga honorer K2 akan dimulai pada tahun 2016. 

Berita ini bersumber dari JPNN.

Jumat, 22 Mei 2015

Data Update Penetapan NIP per tanggal 22 Mei 2015

Sahabat pembaca Info Honorer, berikut ini data update penetapan NIP per tanggal 22 Mei 2015.

Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 22 Mei 2015 :
- UPDATE NIP UMUM 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP UMUM 2014 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2014 KLIK DISINI

Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 15 Mei 2015 :
- UPDATE NIP UMUM 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP UMUM 2014 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2014 KLIK DISINI

Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 5 Mei 2015 :
- UPDATE NIP UMUM 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP UMUM 2014 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2014 KLIK DISINI

Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 24 April 2015 :
- UPDATE NIP UMUM 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP UMUM 2014 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2014 KLIK DISINI

Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 17 April 2015 :
- UPDATE NIP UMUM 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP UMUM 2014 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2013  KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2014  KLIK DISINI

Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 8 April 2015 :
- UPDATE NIP UMUM 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP UMUM 2014 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2013 KLIK DISINI
- UPDATE NIP HONORER 2014 KLIK DISINI

Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 30 Maret 2015 :

Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 23 Maret 2015 :


Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 10 Maret 2015 :


Berikut Data Update Penetapan NIP per tanggal 3 Maret 2015 :


*untuk data sebelumnya silahkan klik disini

Badan Kepegawaian Daerah Melawi, akan mengusulkan 545 honorer daerah yang belum tercover dalam penerimaan CPNS K2 pada tahun 2013 lalu ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara.

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Melawi, akan mengusulkan 545 honorer daerah yang belum tercover dalam penerimaan CPNS Kategori 2 (K2) pada tahun 2013 lalu ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (kemenpan).

Kepala BKD Melawi, Andri S, Rabu (20/5/2015) beralasan, usulan ini dilakukan, sebab selama ini para honorer tersebut sudah benar-benar mengabdikan diri sebagai aparatur pemerintah secara sungguh-sungguh, sementara gaji yang mereka terima relatif minim.

Andri juga berharap ke depannya, jika memang usulan tersebut bisa diterima oleh pemerintah pusat, tes yang dilaksanakan hendaknya lebih berpihak kepada para honorer ini, sehingga mereka bisa terakomodir.

Berita ini bersumber dari Tribun Pontianak

Rabu, 20 Mei 2015

Panitia Kerja Komisi II DPR mengusulkan tes ulang honorer K2 hanya mengikuti seleksi administrasi.

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR mengusulkan tes ulang honorer K2 hanya mengikuti seleksi administrasi. Dengan demikian tidak perlu diadakan tes menggunakan sistem computer assisted test (CAT).

Honorer Kategori 2 (K2) adalah tenaga kerja honorer yang harus mengikuti seleksi apabila ingin menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). 

Menurut anggota Panja Bambang Riyanto di Jakarta, Rabu 20 Mei 2015, dalam rapat Panja akan diusulkan agar cukup dilaksanakan seleksi administrasi. Dia mengatakan permintaan adanya seleksi administrasi tanpa adanya tes kompetensi akan meminimalisasi honorer bodong dan memungkinkan diisi oleh honorer K2 yang asli.

Terkait kompetensi honorer jika hanya dilakukan seleksi administrasi, Bambang menandaskan bahwa pegawai honorer yang telah mengabdi puluhan tahun tersebut telah memiliki kemampuan dalam menjalankan tugasnya.

Bambang mengatakan pengabdian para honorer harus dihargai. Apalagi banyak honorer yang mengabdi di daerah terpencil.

Berita ini bersumber dari Sindonews









Senin, 18 Mei 2015

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan hampir 18.000 pekerja harian lepas (PHL) untuk menjadi pekerja lapangan di wilayah Jakarta.

Sahabat pembaca Info Honorer sudah tahukah anda bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan hampir 18.000 pekerja harian lepas (PHL) untuk menjadi pekerja lapangan di wilayah Jakarta. 

Pekerja lapangan ini menjadi petugas darurat jika ada jalan-jalan berlubang kecil, mengaspal jalan dalam ukuran kecil, dan atau perbaikan fasilitas umum lainnya.

Belasan ribu pekerja ini direncanakan akan ditempatkan pada 267 kelurahan dan setiap kelurahan bisa ditempatkan 40-70 pekerja.

Menurut Asisten Sekda Bidang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta Bambang Sugiyono di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (18/5/2015) nantinya pemilihan pekerja ini atau namanya Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) akan direkrut oleh Lurah.

Dalam perekrutan tenaga PHL ini, pekerja yang akan direkrut oleh Lurah tersebut harus ber-KTP DKI dan tinggal di wilayah kelurahan tersebut.

Berita ini bersumber dari Sindonews